| dc.description.abstract |
Durasi bermain gadget yang melebihi empat jam per hari berpotensi meningkatkan risiko terjadinya neck pain pada remaja akibat penggunaan secara terus-menerus dan posisi tubuh yang tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan durasi bermain gadget dengan kejadian neck pain pada remaja di SMA Walisongo Gempol. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional terhadap 143 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Durasi bermain gadget diukur menggunakan kuesioner self-report, sedangkan neck pain diukur menggunakan Neck Disability Index (NDI). Analisis data menggunakan uji Spearman Rank (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan 89 responden (62,2%) memiliki durasi bermain gadget >4 jam/hari dan sebagian besar mengalami neck pain kategori disabilitas ringan hingga sedang. Uji Spearman Rank menghasilkan p-value = 0,000 dan r = 0,601, yang menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara durasi bermain gadget dengan kejadian neck pain. Semakin lama durasi bermain gadget, semakin tinggi tingkat neck pain yang dialami remaja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa durasi bermain gadget berhubungan signifikan dengan kejadian neck pain pada remaja di SMA Walisongo Gempol. Remaja disarankan membatasi durasi penggunaan gadget, menerapkan posisi tubuh yang ergonomis, serta melakukan istirahat dan peregangan secara berkala. |
en_US |