| dc.description.abstract |
Perkembangan teknologi digital menyebabkan penggunaan gadget kini banyak dimanfaatkan oleh anak usia prasekolah. Penggunaan gadget edukatif yang terarah dapat memberikan stimulasi positif bagi perkembangan anak, sedangkan penggunaan berlebihan tanpa pengawasan berisiko menimbulkan gangguan perhatian, penurunan konsentrasi belajar, serta hambatan perkembangan bahasa dan kognitif. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan penggunaan gadget edukatif dengan perkembangan anak di TK Negeri Pembina 1 Gedeg Mojokerto. Desain penelitian adalah kuantitatif dengan rancangan korelasional analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu dan anak di TK tersebut sebanyak 63 anak, dengan teknik total sampling sehingga sampel berjumlah 63 responden. Data penggunaan gadget edukatif dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan perkembangan anak diukur menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP), dianalisis dengan tabulasi silang (crosstab). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar 39 anak (61,9%), memiliki penggunaan gadget edukatif kategori tinggi dan tidak ada anak dengan kategori rendah, sedangkan 43 anak (68,3%), memiliki perkembangan sesuai usia. Anak dengan penggunaan gadget edukatif tinggi hampir seluruhnya 35 anak (89,7%), memiliki perkembangan sesuai usia, sedangkan pada kategori sedang sebagian besar 14 anak (58,3%) memiliki perkembangan meragukan. Terdapat hubungan antara penggunaan gadget edukatif dengan perkembangan anak. Konten edukatif yang berisi aktivitas belajar interaktif, seperti pengenalan huruf, angka, warna, bahasa, dan pemecahan masalah sederhana, mampu memberikan stimulasi pada aspek kognitif, bahasa, motorik halus, dan sosial ketika digunakan sesuai durasi yang dianjurkan serta didampingi orang tua. Sebaliknya, penggunaan tanpa pengawasan dan pemilihan konten yang tidak sesuai dapat mengurangi kualitas stimulasi sehingga perkembangan anak kurang optimal. |
en_US |