| dc.description.abstract |
Tuntutan tugas yang berlebihan serta kurangnya kemampuan adaptasi perawat dapat memengaruhi kondisi psikologis perawat dan berpotensi menimbulkan stres kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan stres kerja pada perawat pelaksana di ruang rawat inap RS Gatoel Mojokerto. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian terdiri atas seluruh perawat pelaksana yang bertugas di ruang rawat inap RS Gatoel sebanyak 56 responden, dengan jumlah sampel sebanyak 49 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen NASA-TLX untuk beban kerja dan Expanded Nursing Stress Scale (ENSS) untuk stres kerja. Analisis data dilakukan menggunakan uji Kendall’s Tau-b. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki beban kerja tinggi sebanyak 28 perawat (57,1%) dan stres kerja sedang sebanyak 27 perawat (55,1%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value < 0,001 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,450. Berdasarkan hasil tersebut, terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan stres kerja pada perawat pelaksana di ruang rawat inap RS Gatoel Mojokerto. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan beban kerja yang optimal untuk membantu mengendalikan stres kerja perawat. |
en_US |