| dc.description.abstract |
Harga diri rendah kronis merupakan kondisi ketika individu mengalami evaluasi negatif terhadap diri sendiri secara menetap akibat pengalaman hidup yang tidak menyenangkan, seperti penolakan, kekerasan, dan perundungan. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan kepercayaan diri, menarik diri dari lingkungan sosial, serta menghambat kemampuan individu dalam menjalankan peran dan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asuhan keperawatan pada pasien dengan masalah harga diri rendah kronis melalui intervensi promosi harga diri di Rumah Singgah Al Hidayah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui pengkajian komprehensif, penetapan diagnosis keperawatan, penyusunan intervensi, implementasi tindakan keperawatan, dan evaluasi. Partisipan dalam penelitian ini adalah satu pasien dengan diagnosis keperawatan harga diri rendah kronis. Hasil asuhan keperawatan selama tiga hari menunjukkan bahwa diagnosis keperawatan yang ditegakkan adalah harga diri rendah kronis di akibatkan oleh pengalaman penolakan, kekerasan, dan perundungan sejak masa kanak-kanak. Intervensi yang diberikan meliputi Promosi Harga Diri (I.09308), Manajemen Perilaku (I.12463), dan Promosi Koping (I.09312) dengan fokus utama pada promosi harga diri. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan harga diri yang ditandai dengan klien mampu mengidentifikasi kemampuan positif yang dimiliki, mulai berlatih bermain catur kembali, bersedia berinteraksi dan berbincang dengan sesama pasien, lebih percaya diri, lebih tenang, menunjukkan kontak mata dan postur tubuh yang lebih baik, serta mengalami penurunan perasaan malu, bersalah, dan penilaian negatif terhadap diri sendiri. Dengan demikian, promosi harga diri efektif membantu meningkatkan harga diri pada pasien dengan masalah harga diri rendah kronis. |
en_US |