| dc.description.abstract |
Gagal Ginjal Kronis (GGK) merupakan penyakit yang ditandai dengan penurunan fungsi ginjal secara progresif dan irreversible. Salah satu komplikasi yang paling sering dialami pasien hemodialisis adalah fatigue yang dapat menurunkan kualitas hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama menjalani teraapi hemodialisis dengan kelelahan (fatigue) pada pasien gagal ginjal kronis di RSI Sakinah. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di RSI Sakinah pada bulan Mei 2026. Populasi penelitian sebanyak 215 pasien GGK yang menjalani hemodialisis, dengan sampel sebanyak 69 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Variabel independen adalah lama menjalani hemodialisis, sedangkan variabel dependen adalah fatigue. Data lama menjalani hemodialisis diperoleh melalui rekam medik, sedangkan tingkat fatigue diukur menggunakan Fatigue Assessment Scale (FAS). Analisis data menggunakan uji Spearman Rho dengan bantuan SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden menjalani terapi hemodialisis lebih dari 2 tahun yaitu 58 responden (84,1%) dan sebagian besar kelelahan (fatigue) yang dialami responden berada pada kategori kelelahan berat sebanyak 37 responden (53,6%). Terdapat hubungan yang signifikan antara lama menjalani hemodialisis dengan tingkat fatigue pada pasien gagal ginjal kronis di RSI Sakinah dengan kekuatan korelasi lemah (r = 0,317; p = 0,009) dan arah hubungan positif. Penurunan fungsi ginjal menyebabkan berbagai komplikasi yang dapat menimbulkan kelelahan (fatigue) dan menurunkan kualitas hidup pasien. |
en_US |