DSpace Repository

ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN MASALAH NYERI AKUT MELALUI PENERAPAN PEMBERIAN SLOW DEEP BREATHING PADA PASIEN POST OPERASI APPENDICITIS DI RS GATOEL

Show simple item record

dc.contributor.advisor
dc.contributor.author Zuhroh Fatimatuz, Saiyidah
dc.contributor.author Merbawani, Raras
dc.date.accessioned 2026-08-04T03:24:49Z
dc.date.available 2026-08-04T03:24:49Z
dc.date.issued 2026-07-15
dc.identifier.uri https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4527
dc.description.abstract Nyeri akut merupakan masalah keperawatan yang paling sering dialami pasien setelah operasi appendicitis akibat kerusakan jaringan pada area insisi. Apabila tidak ditangani dengan baik, nyeri dapat menghambat mobilisasi, mengganggu istirahat, serta memperlambat proses penyembuhan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diberikan adalah teknik relaksasi Slow Deep Breathing. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan asuhan keperawatan medikal bedah melalui pemberian teknik Slow Deep Breathing untuk menurunkan nyeri akut pada pasien post operasi appendicitis. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, penetapan diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi selama 3×24 jam pada satu pasien, yaitu Ny. M usia 34 tahun. Intervensi utama berupa manajemen nyeri melalui penerapan teknik Slow Deep Breathing. Hasil implementasi menunjukkan penurunan intensitas nyeri secara bertahap dari skala 7 (nyeri berat) menjadi skala 3 (nyeri ringan). Pasien tampak lebih rileks, frekuensi meringis menurun, mampu beristirahat dengan nyaman, serta dapat melakukan teknik Slow Deep Breathing secara mandiri untuk mengontrol nyeri. Disimpulkan bahwa penerapan teknik Slow Deep Breathing sebagai bagian dari asuhan keperawatan medikal bedah mampu membantu mengatasi masalah nyeri akut pada pasien post operasi apendisitis yang ditandai dengan penurunan intensitas nyeri. Mekanisme penurunan nyeri terjadi melalui peningkatan aktivitas saraf parasimpatis dan penurunan aktivitas saraf simpatis, pelepasan endorfin yang menghambat transmisi impuls nyeri, serta peningkatan oksigenasi jaringan sehingga tubuh menjadi lebih relaks dan persepsi nyeri berkurang. Oleh karena itu, Slow Deep Breathing dapat direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis yang aman, mudah diterapkan, dan efektif. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Perpustakaan Universitas Bina Sehat PPNI en_US
dc.subject Nyeri akut en_US
dc.subject Slow Deep Breathing en_US
dc.subject post operasi appendicitis en_US
dc.title ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN MASALAH NYERI AKUT MELALUI PENERAPAN PEMBERIAN SLOW DEEP BREATHING PADA PASIEN POST OPERASI APPENDICITIS DI RS GATOEL en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account