DSpace Repository

Hubungan Peer Attachment Dengan Bullying Pada Santri Putra Di Pondok Pesantren Darul Dakwah Mojokerto

Show simple item record

dc.contributor.author Indah Lestari, Nur Elok
dc.contributor.author Azizah, Lilik Ma`rifatul
dc.contributor.author khotijah, Siti
dc.date.accessioned 2026-08-05T06:34:02Z
dc.date.available 2026-08-05T06:34:02Z
dc.date.issued 2026-07-07
dc.identifier.uri https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4546
dc.description.abstract Bullying masih menjadi permasalahan dalam interaksi sosial remaja, termasuk pada lingkungan pondok pesantren. Intensitas interaksi yang tinggi antar santri putra dalam kehidupan berasrama dapat berkaitan dengan kualitas peer attachment dan pengalaman bullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peer attachment dengan bullying pada santri putra di Pondok Pesantren Darul Dakwah Mojokerto. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan rancangan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 233 santri putra, dengan sampel sebanyak 147 santri putra yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah peer attachment, sedangkan variabel dependen adalah bullying. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Peer Attachment Scale (PAS) untuk mengukur tingkat kelekatan dengan teman sebaya dan Multidimensional Peer Victimization Scale (MPVS) untuk mengukur pengalaman responden sebagai korban bullying dari teman sebaya. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rho dengan bantuan program SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak (52,4%) responden mengalami peer attachment tinggi, dan sebanyak (83%) mengalami bullying rendah. Hasil uji Spearman Rho menunjukkan nilai p = 0,001, α=(<0,05) dengan koefisien korelasi r = -0,274. Nilai tersebut menunjukkan adanya hubungan yang lemah dan negatif antara peer attachment dengan bullying pada santri putra. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kualitas hubungan teman sebaya yang ditandai dengan adanya kepercayaan, komunikasi, dan rendahnya keterasingan dapat berkaitan dengan rendahnya bullying. Santri putra disarankan untuk meningkatkan hubungan positif dengan teman sebaya melalui komunikasi yang baik, saling percaya, dan memberikan dukungan satu sama lain. Pihak pondok pesantren disarankan untuk memperkuat pembinaan hubungan sosial antar santri sebagai upaya pencegahan bullying. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Perpustakaan Universitas Bina Sehat PPNI en_US
dc.subject Peer Attachment, Bullying, Santri Putra, Pondok Pesantren en_US
dc.title Hubungan Peer Attachment Dengan Bullying Pada Santri Putra Di Pondok Pesantren Darul Dakwah Mojokerto en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account