| dc.description.abstract |
Perilaku picky eater merupakan perilaku makan pada anak yang ditandai
dengan kecenderungan memilih-milih makanan, menolak makanan tertentu, dan
enggan mencoba makanan baru sehingga berpotensi memengaruhi kecukupan
asupan gizi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pola asuh orang tua
dengan perilaku picky eater pada anak usia prasekolah di TK Dharma Wanita
Persatuan Kesamben Kulon 1. Desain penelitian adalah kuantitatif korelasional
dengan rancangan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di TK Dharma Wanita
Persatuan Kesamben Kulon I, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, pada
bulan juli 2026. Populasi penelitian adalah seluruh orangtua anak di TK tersebut
sebanyak 50 orang, dengan menggunakan teknik total sampling. Pola asuh diukur
menggunakan kuesioner Parenting Styles and Dimensions Questionnaire (PSDQ)
32 item, sedangkan perilaku picky eater diukur menggunakan kuesioner picky eater
13 item, kemudian dianalisis dengan tabuliasi silang (crosstab). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua menerapkan pola asuh demokratis 27
anak (54%), diikuti otoriter 16 anak (32%) dan permisif 7 anak (14%), sebagian
besar anak mengalami perilaku picky eater (74%). Hasil uji Spearman Rho
diperoleh nilai p=0,001<α (0,05) dengan koefisien korelasi 0,450, sehingga H1
diterima, artinya terdapat hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku picky eater
dengan kekuatan hubungan sedang. Pola asuh demokratis yang diterapkan mampu
menjadikan anak tidak picky eater, lebih membantu anak menerima variasi
makanan meski sebagian tetap picky eater akibat sensitivitas rasa atau tekstur.
Orangtua menerapkan pola asuh yang tepat untuk membentuk kebiasaan makan
anak dan mengurangi perilaku picky eater pada anak. |
en_US |