| dc.description.abstract |
Masa remaja membutuhkan asupan nutrisi yang tinggi, terutama zat besi untuk mencegah anemia. Kekurangan makanan kaya mikronutrien dalam jangka panjang terutama zat besi, seng, dan vitamin A, yang dapat mengganggu pertumbuhan, perkembangan, dan kesejahteraan remaja. Meskipun Tablet Tambah Darah (TTD) telah didistribusikan secara gratis melalui sekolah dan puskesmas, pemahaman remaja mengenai pencegahan anemia masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh pendidikan kesehatan melalui video animasi terhadap pengetahuan siswi SMP tentang anemia dan upaya pencegahannya. Penelitian menggunakan desain pre-experimental one-group pretest-posttest dengan teknik purposive sampling, melibatkan 119 siswi kelas VII SMPN 1 Bangsal dari total populasi 121 orang. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan responden pada kategori baik, yaitu dari 101 orang pada saat pretest menjadi 118 orang pada saat posttest. Hasil analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank menunjukkan p-value 0,000 (< 0,05), sehingga H1 diterima. Hal ini membuktikan bahwa pendidikan kesehatan melalui video animasi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan siswi SMP tentang penggunaan TTD untuk mencegah anemia. Pendidikan kesehatan berbasis video animasi dapat meningkatkan pengetahuan pada remaja putri sehingga direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan. |
en_US |