| dc.description.abstract |
Pre-hospital delay (keterlambatan pra-rumah sakit) adalah durasi waktu dari onset gejala stroke hingga pasien tiba di rumah sakit, yang sering kali melebihi golden period 3 jam. Penanganan yang terlambat pada kasus stroke akut dapat menyebabkan penyempitan atau bahkan pecahnya pembuluh darah. Hal ini dapat terjadi jika stroke tidak mendapatkan perawatan yang tepat dan cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan awitan serangan dengan prehospital delay pada pasien stroke. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan crossectional dengan populasi sebanyak 72 pasien dan sampel menjadi 42 responden. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden merupakan awitan baru sebesar 86,5%. Sebagian besar responden mengalami delay sebesar 81,1%. Sebagian besar responden adalah awitan baru yang mengalami delay sebesar 78,4%. Hasil uji spearmen rho di ketahui bahwa nilai P. Value 0,000 < α 0.05, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara awitan serangan dengan prehospital delay pada pasien stroke di Instalasi Gawat Darurat RSI Sakinah Mojokerto.Disarankan agar masyarakat langsung menghubungi layanan ambulans atau membawa pasien ke Instalasi Gawat Darurat sesegera mungkin setelah awitan serangan terjadi, tanpa menunda atau mencoba pengobatan alternatif terlebih dahulu. Semakin cepat tindakan diberikan, bukan hanya akan berpengaruh terhadap kelangsungan hidup, tetapi juga dapat mengurangi resiko kecacatan serta komplikasi lainnya. |
en_US |