| dc.description.abstract |
Nyeri persalinan kala I merupakan respons fisiologis akibat kontraksi uterus dan pembukaan serviks yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan, meningkatkan kecemasan, serta mengganggu kemampuan ibu dalam menghadapi proses persalinan. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk membantu mengurangi nyeri adalah penggunaan Bourbulin (gymball). Penelitian ini bertujuan menilai kesesuaian implementasi penggunaan Bourbulin dalam mengurangi nyeri pada ibu bersalin kala I di RSU Kartini Mojokerto. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan prospektif. Populasi penelitian adalah seluruh ibu bersalin kala I fase aktif di RSU Kartini Mojokerto pada bulan Juni 2026 sebanyak 13 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) implementasi Bourbulin serta lembar penilaian intensitas nyeri, kemudian dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Bourbulin selama ±30 menit telah dilaksanakan sesuai SOP pada seluruh responden. Sebelum implementasi, sebagian besar responden mengalami nyeri berat sebanyak 9 orang (69,2%), sedangkan setelah implementasi sebagian besar mengalami penurunan menjadi nyeri ringan sebanyak 9 orang (69,2%). Seluruh responden menunjukkan penurunan intensitas nyeri setelah implementasi Bourbulin. Penurunan tersebut menggambarkan bahwa penerapan Bourbulin sesuai prosedur dapat membantu meningkatkan relaksasi, mengurangi ketegangan otot panggul, dan meningkatkan kenyamanan ibu selama persalinan kala I fase aktif. Dengan demikian, implementasi Bourbulin layak diterapkan sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis dalam asuhan kebidanan untuk mendukung kenyamanan ibu bersalin di RSU Kartini Mojokerto. |
en_US |