| dc.description.abstract |
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering disertai keluhan nyeri kepala akibat peningkatan tekanan vaskular. Penatalaksanaan nonfarmakologis seperti terapi senam terra dapat menjadi alternatif untuk menurunkan nyeri dan tekanan darah. Penulisan ini bertujuan menganalisis asuhan keperawatan pada pasien hipertensi dengan masalah nyeri akut melalui pemberian terapi senam terra. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus pada Ny. S usia 55 tahun dengan diagnosis medis Hipertensi Grade 2 di Puskesmas Prigen Kabupaten Pasuruan. Asuhan keperawatan dilakukan melalui tahap pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Intervensi dilakukan dengan pemberian senam terra selama 30 menit selama 3 hari berturut-turut. Mekanisme terapi ini merangsang vasokonstriktor melalui penekanan pada otot rangka dan abdomen akibat Gerakan saat olahraga yang menyebabkan penekanan pembuluh darah sehingga meningkatkan tekanan arteri dan menyebabkan hemostatis dengan menstimulasi saraf simpatik di medulla otak sehingga terhambatnya system saraf simpatis akan menyebabkan penurunan curah jatung dan penurunan tahanan perifer sehingga terjadinya vasodilatasi. Gabungan vasodilatasi dan penurunan curah jantung akan menyebabkan penurunan tekanan darah. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan pada skala nyeri kepala dan tekanan darah setelah pemberian intervensi. Data menunjukkan bahwa rata-rata nyeri kepala menurun dari kategori sedang (skala 6) menjadi ringan (skala 2), sementara tekanan darah sistolik dan diastolik juga mengalami penurunan yang bermakna setelah terapi diberikan. Dengan demikian, terapi senam terra terbukti efektif sebagai intervensi komplementer dalam mengurangi nyeri kepala dan menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Disarankan agar terapi ini dapat diterapkan sebagai bagian dari asuhan keperawatan untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup pasien hipertensi. |
en_US |