| dc.description.abstract |
Gagal Ginjal Kronik (GGK) adalah kondisi ginjal mengalami disfungsi struktural atau fungsional yang bersifat ireversibel yang berlangsung lebih dari 3 bulan. Hemodialisis sebagai pengganti fungsi ginjal dapat mengganggu kualitas tidur pasien. Terapi musik suara alam (nature sound) merupakan intervensi nonfarmakologis untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis askep pada pasien ggk yang menjalani hemodialisa dengan masalah gangguan pola tidur melalui intervensi nature sound. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada satu pasien gagal ginjal kronik dengan hemodialisa di ruang Melati RSUD Bangil selama 3x24 jam. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kuantitas dan kualitas tidur pasien adalah kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), intervensi keperawatan diberikan selama selama 20–30 menit saat pasien bersiap untuk tidur malam. Hasil evaluasi menunjukkan adanya perbaikan kualitas tidur, dengan pasien lebih mudah memulai tidur, merasa lebih segar dan bersemangat, serta penurunan skor psqi terjadi secara bertahap, pada hari pertama skor 11 menjadi 9 lalu berubah menjadi 7 pada hari kedua, pada hari ketiga skor menjadi 5. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan Terapi Musik Nature Sound efektif dalam meningkatkan kualitas tidur pada pasien Gagal Ginjal Kronis dengan Hemodialisa. Intervensi ini dapat dijadikan sebagai terapi komplementer dalam asuhan keperawatan guna meningkatkan kenyamanan pasien serta mendukung pengelolaan pola tidur secara nonfarmakologis. |
en_US |