| dc.description.abstract |
Beban kerja menjadi salah satu aspek yang berpotensi menentukan pencapaian kinerja perawat selama memberikan pelayanan di unit kamar operasi. Tingginya tuntutan tugas, kerumitan prosedur pembedahan, serta tanggung jawab dalam menjamin keselamatan pasien menuntut perawat untuk mempertahankan kualitas pelaksanaan tugas secara optimal. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keterkaitan antara beban kerja dan kinerja perawat yang bertugas di kamar operasi RSPAL dr. Ramelan Surabaya. Rancangan penelitian menggunakan analitik korelasional melalui pendekatan cross sectional. Sebanyak 78 perawat kamar operasi menjadi populasi penelitian, sedangkan sampel terdiri atas 52 responden yang ditentukan melalui metode purposive sampling. Peneliti menggunakan Kuesioner HIPKABI sebagai alat ukur beban kerja dan Nursing Performance Evaluation Scale (NPES) sebagai instrumen penilaian kinerja. Pengujian hubungan antarvariabel dilakukan menggunakan Spearman Rank dengan batas kemaknaan α = 0,05. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa 29 responden (55,8%) berada dalam kategori beban kerja sedang, sedangkan 35 responden (67,3%) menunjukkan kinerja baik. Analisis statistik memperoleh hasil bahwa beban kerja memiliki hubungan signifikan dengan kinerja perawat kamar operasi RSPAL dr. Ramelan Surabaya yakni p=0,003 (p < 0,05). Peningkatan tuntutan pekerjaan cenderung diikuti oleh penurunan kemampuan perawat dalam mencapai kinerja optimal. Rumah sakit perlu mengatur beban tugas secara seimbang melalui pembagian pekerjaan sesuai kapasitas tenaga, pemenuhan kebutuhan jumlah perawat, serta pengembangan kompetensi secara berkelanjutan agar kualitas kinerja dan mutu pelayanan kamar operasi tetap terjaga. |
en_US |