| dc.description.abstract |
Kraniotomi merupakan prosedur pembedahan intrakranial yang memerlukan pemantauan ketat di ruang intensif untuk mencegah cedera otak sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi profil klinis dan status hemodinamik pada pasien post-kraniotomi di Ruang Intensive Care Unit (ICU) RSI Sakinah Mojokerto. Desain penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan teknik Consecutive sampling terhadap 32 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi yang mencakup etiologi, tingkat kesadaran kualitatif dan kuantitatif (FOUR Score), serta parameter hemodinamik (frekuensi pernapasan, saturasi oksigen, dan Mean Arterial Pressure / MAP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa etiologi terbanyak adalah CVA hemoragik sebesar (53,1%) dan Cedera Otak Traumatik sebesar (40,6%) dengan tingkat kesadaran kuantitatif terbanyak berada pada kategori penurunan kesadaran berat sebesar (37,5%). Sebaliknya, parameter status hemodinamik pasien secara keseluruhan terpantau stabil dan berada dalam rentang adekuat. sebagian besar pasien post-kraniotomi berada pada fase depresi neurologis sedang hingga berat yang memerlukan kewaspadaan tinggi, meskipun parameter hemodinamik sistemiknya terjaga stabil. Hasil ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam peningkatan standar asuhan keperawatan kritis |
en_US |