| dc.description.abstract |
Hipertensi sering disertai nyeri akut kepala akibat peningkatan tekanan vaskuler
serebral sehingga memerlukan penatalaksanaan komprehensif. Studi kasus ini
bertujuan melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien hipertensi dengan
masalah nyeri akut di RSUD Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Desain
penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua partisipan (Tn. P usia
70 tahun dan Ny. S usia 71 tahun) yang memenuhi kriteria: usia >60 tahun,
hipertensi grade 2, dan kesadaran compos mentis. Pengumpulan data melalui
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Asuhan keperawatan meliputi pengkajian,
diagnosis nyeri akut, intervensi manajemen nyeri (identifikasi PQRST, kompres
hangat, kontrol lingkungan, kolaborasi analgesik), implementasi, dan evaluasi
selama 3 hari. Hasil menunjukkan kedua partisipan mengalami penurunan skala
nyeri (Tn. P dari skala 6 menjadi 4; Ny. S dari skala 5 menjadi 3), tekanan darah
membaik (Tn. P 140/85 mmHg; Ny. S 150/90 mmHg), frekuensi nadi menurun,
serta tanda meringis dan gelisah berkurang. Evaluasi pada hari ketiga menyatakan
nyeri akut teratasi. Asuhan keperawatan yang diberikan sesuai standar SDKI, SIKI,
dan SLKI. Pemilihan teknik nonfarmakologis berdasarkan karakteristik nyeri
(kompres hangat untuk nyeri tegang) terbukti efektif. Discharge planning diberikan
untuk mencegah rekurensi. |
en_US |