| dc.description.abstract |
Stimulasi dengan bermain playdough akan membantu anak untuk mengembangkan kreativitasnya, untuk kebutuhan prasekolahnya yang akan diperlukan dikemudian hari. Stimulasi yang terarah akan cepat berkembang dibandingkan dengan anak yang kurang atau bahkan tidak mendapat stimulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kreativitas anak setelah di berikan permainan playdough. Desain penelitian preeksperimen dengan pendekatan one group pretestposttest. Populasinya adalah seluruh anak TK Negeri Pembina Kabupaten Mojokerto dan sampling menggunakan tekhnik fotal sampling dengan sampel seluruh siswasiswi di TK Negeri Pembina Kabupaten Mojokerto sebanyak 43 anak. Variabel idependen adalah bemain playdough dan variabel dependennya adalah perkembangan kreativitas anak. Alat ukur menggunakan lembar observasi yang dikembangkan pada aspek perkembangan kreativitas anak, dan modifikasi kategori intepretasi data, dianalisis menggunakan tabel perbandingan pretest dan post test. Perkembangan kreativitas sebelum diberikan permainan playdough pada kategori BSB sebanyak 2 responden (4,7%) dan meningkat setelah dilakukan permainan playdough, pada kategori BSB sebanyak 20 responden (46,5%). Hasil analisa data menunjukkan ada pengaruh permainan playdough terhadap pekembangan kreativitas anak usia prasekolah di TK Negeri Pembina Kabupaten Mojokerto. Pemberian permainan playdough secara rutin dan terarah dapat meningkatkan kreativitas anak. Melalui media playdough anak menyentuh, meremas, menekannekan, memilin dan memanipulasinya menjadi berbagai bentuk sesuai khayalan yang positif pada anak anak sehingga dapat mengeningkatkan kreativitasnya yang lebih tinggi dengan sesuka hati. |
en_US |