DSpace Repository

EFEKTIVITAS SENAM AEROBIC DAN YOGA TERHADAP PREMENOPAUSE PADA DESA WULUH DUSUN BABADAN JOMBANG

Show simple item record

dc.contributor.author Salsabila, Dinda
dc.contributor.author Saudah, Noer
dc.contributor.author Dewi, Catur
dc.date.accessioned 2026-09-10T16:23:07Z
dc.date.available 2026-09-10T16:23:07Z
dc.date.issued 2026-08-10
dc.identifier.uri https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4683
dc.description.abstract Premonopause merupakan fase awal dari masa klimakterium (transisi reproduksi) yang dialami wanita, di mana tubuh mulai mempersiapkan diri menuju penghentian fungsi reproduksi. Penurunan kadar estrogen menyebabkan berbagai gejala somatik, psikologis, dan urogenital yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk mengurangi gejala tersebut adalah senam aerobik dan yoga melalui peningkatan kebugaran tubuh serta relaksasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas senam aerobik dan yoga terhadap penurunan gejala premenopause menggunakan Menopause Rating Scale (MRS). Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 30 wanita menopause di Dusun Babadan, Kabupaten Jombang. Sampel sebanyak 25 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa senam aerobik dan yoga diberikan selama empat minggu dengan frekuensi tiga kali setiap minggu. Pengukuran gejala dilakukan menggunakan Menopause Rating Scale (MRS) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Rata-rata skor Menopause Rating Scale sebelum intervensi sebesar 16,33 dan sesudah intervensi menjadi 7,50. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor sebelum dan sesudah intervensi (Z = -4,583; p = 0,000; p < 0,05). Penurunan skor Menopause Rating Scale menunjukkan bahwa senam aerobik dan yoga efektif menurunkan gejala premenopause. Senam aerobik membantu meningkatkan kebugaran dan sirkulasi darah, sedangkan yoga memberikan efek relaksasi yang mendukung penurunan keluhan somatik, psikologis, dan urogenital. Oleh karena itu, senam aerobik dan yoga dapat dijadikan sebagai alternatif intervensi nonfarmakologis dalam membantu menurunkan gejala premenopause pada wanita premenopause. en_US
dc.publisher Perpustakaan Universitas Bina Sehat en_US
dc.subject Gejala Premenopause en_US
dc.subject Premenopause en_US
dc.subject Menopause Rating Scale en_US
dc.subject Senam aerobic dan yoga en_US
dc.title EFEKTIVITAS SENAM AEROBIC DAN YOGA TERHADAP PREMENOPAUSE PADA DESA WULUH DUSUN BABADAN JOMBANG en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account