| dc.description.abstract |
Anak usia sekolah dasar berada pada fase penting pembentukan kebiasaan dan karakter, namun penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di SDN Primpen Lamongan belum diterapkan secara konsisten sesuai ketujuh indikatornya. Motivasi belajar siswa turut menjadi permasalahan tersendiri karena belum diketahui gambarannya secara pasti, sehingga belum diketahui pula keterkaitan antara kedua variabel tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross-sectional. Populasi dan sampel adalah seluruh siswa SDN Primpen Lamongan berjumlah 48 siswa, diambil menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian sebagian besar siswa berada pada kategori cukup dalam penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (46 siswa; 95,8%) dan kategori tinggi pada motivasi belajar (39 siswa; 81,3%). Terdapat hubungan signifikan dengan arah positif dan kekuatan sedang antara kedua variabel. Mengintegrasikan penguatan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat ke dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari secara konsisten dan terpantau, misalnya melalui pembiasaan rutin di kelas, agar kebiasaan positif tersebut dapat mendukung penguatan motivasi belajar siswa secara optimal. |
en_US |