| dc.description.abstract |
Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan kemampuan self-care untuk membantu mengendalikan kondisi penyakit, mencegah komplikasi, dan mempertahankan kualitas hidup. Self-care pada pasien diabetes melitus meliputi pengaturan pola makan, aktivitas fisik, kepatuhan pengobatan, pemantauan kesehatan, dan perawatan kaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran self-care pada pasien diabetes melitus di UPTD Puskesmas Bangsal Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari 78 peserta Prolanis diabetes melitus, dengan sampel sebanyak 70 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA) versi Bahasa Indonesia hasil adaptasi. Data dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 38 responden (54,3%) memiliki tingkat self-care dalam kategori kurang, sedangkan 32 responden (45,7%) berada dalam kategori baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar pasien diabetes melitus memiliki tingkat self-care dalam kategori kurang. Kondisi ini menunjukkan perlunya penguatan edukasi dan pendampingan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan pasien dalam menerapkan self-care, khususnya dalam pengaturan pola makan, aktivitas fisik, kepatuhan pengobatan, pemantauan kesehatan, dan perawatan kaki. |
en_US |