DSpace Repository

ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN. S DENGAN PENERAPAN TERAPI RELIGIUS DZIKIR TERHADAP PENURUNAN TANDA DAN GEJALA GANGGUAN PERSEPSI SENSORI HALUSINASI PENDENGARAN

Show simple item record

dc.contributor.advisor
dc.contributor.author Rahayu, Indah puji
dc.contributor.author Zainuri, Imam
dc.date.accessioned 2026-09-16T08:20:31Z
dc.date.available 2026-09-16T08:20:31Z
dc.date.issued 2026-09-16
dc.identifier.uri https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4702
dc.description.abstract Halusinasi merupakan gangguan persepsi sensori yang menyebabkan individu merasakan atau mempersepsikan sesuatu tanpa adanya stimulus nyata, seperti mendengar suara atau melihat bayangan. Kondisi ini umum terjadi pada pasien skizofrenia dan dapat meningkatkan risiko perilaku yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain sehingga memerlukan intervensi keperawatan yang tepat. Tujuan dari asuhan keperawatan ini adalah mampu mengaplikasikan Analisis asuhan keperawatan jiwa pada Tn. S dengan diagnosa keperawatan gangguan persepsi sensori : halusinasi pendengaran. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan penerapan terapi religius dzikir sebagai evidence based nursing pada pasien gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran. Partisipan dalam studi kasus ini adalah 1 pasien dengan diagnosis medis skizofrenia yang mengalami gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran (D.0085). Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil asuhan keperawatan selama delapan hari menunjukkan bahwa pada pengkajian awal ditemukan data subjektif berupa klien mengatakan mendengar suara bisikan perempuan, sedangkan data objektif menunjukkan klien tampak berbicara sendiri, kontak mata kurang, afek murung, dan sering melamun. Rencana asuhan keperawatan yang diimplementasikan mengacu pada intervensi manajemen halusinasi melalui Strategi Pelaksanaan (SP) 1 sampai SP 4, dengan penambahan evidence-based nursing berupa terapi religius dzikir. Evaluasi menunjukkan adanya penurunan frekuensi halusinasi, peningkatan kemampuan klien dalam mengontrol halusinasi, peningkatan kemampuan komunikasi dan interaksi sosial, serta peningkatan kepatuhan terhadap pengobatan selama menjalani perawatan. Penerapan terapi religius dzikir efektif membantu mengontrol halusinasi pendengaran karena mampu mengalihkan perhatian klien dari stimulus internal kepada aktivitas spiritual, meningkatkan konsentrasi, memberikan ketenangan batin, serta memperkuat mekanisme koping spiritual dalam menghadapi halusinasi. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.subject Halusinasi pendengaran en_US
dc.subject Dzikir en_US
dc.title ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN. S DENGAN PENERAPAN TERAPI RELIGIUS DZIKIR TERHADAP PENURUNAN TANDA DAN GEJALA GANGGUAN PERSEPSI SENSORI HALUSINASI PENDENGARAN en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account