DSpace Repository

Analisis Asuhan Keperawatan Dengan Masalah Keperawatan Gangguan Pertukaran Gas Dengan Intervensi Pemantauan Respirasi dan Kombinasi Suction Pada Pasien ARDS yang Terpasang Ventilator di Ruang ICU Teratai RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan.

Show simple item record

dc.contributor.advisor
dc.contributor.author Risma, Yuvi Vernanda Frijaya
dc.contributor.author Hariyono, Rudi
dc.date.accessioned 2026-09-18T07:15:14Z
dc.date.available 2026-09-18T07:15:14Z
dc.date.issued 2026-09-18
dc.identifier.uri https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4708
dc.description.abstract Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) merupakan kondisi kegawatan yang ditandai dengan gangguan oksigenasi akibat kerusakan membran alveolus-kapiler sehingga membutuhkan dukungan ventilator mekanik. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan pertukaran gas yang ditandai dengan hipoksemia dan perubahan status respirasi. Pemantauan respirasi dan suction diperlukan untuk mempertahankan kepatenan jalan napas, memantau oksigenasi, serta mendeteksi perubahan respirasi secara dini. Tujuan studi ini adalah menganalisis asuhan keperawatan dengan masalah keperawatan gangguan pertukaran gas melalui intervensi pemantauan respirasi dan kombinasi suction pada pasien ARDS yang terpasang ventilator mekanik di ICU Teratai RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada Tn. M, usia 30 tahun, dengan diagnosis ARDS, terpasang endotracheal tube (ETT) serta ventilator mekanik mode P-SIMV. Pengumpulan data dilakukan melalui pengkajian, observasi, pemeriksaan fisik dan penunjang, dokumentasi, serta implementasi dan evaluasi selama 3 × 24 jam. Hasil menunjukkan pasien mengalami sekret kental, ronkhi bilateral, frekuensi napas 24 kali/menit, serta hasil analisis gas darah (AGD) pH 7,25, PaCO₂ 28,9 mmHg, PaO₂ 365 mmHg, HCO₃ 9,9 mEq/L, dan SaO₂ 100%. Setelah dilakukan intervensi, sekret dan ronkhi berkurang, frekuensi napas menjadi 20 kali/menit, serta saturasi oksigen meningkat dari 95% menjadi 98–99%. Intervensi pemantauan respirasi dan kombinasi suction memberikan respons positif terhadap status respirasi pasien, namun pasien masih membutuhkan ventilator mekanik dan pemantauan berkelanjutan. Kesimpulan dari studi ini menunjukkan bahwa kombinasi pemantauan respirasi dan suction dapat membantu mempertahankan kepatenan jalan napas dan mendukung perbaikan status respirasi pada pasien ARDS yang terpasang ventilator mekanik. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS BINA SEHAT PPNI en_US
dc.subject ARDS en_US
dc.subject impaired gas exchange en_US
dc.subject respiratory monitoring en_US
dc.subject suctioning en_US
dc.subject mechanical ventilation en_US
dc.title Analisis Asuhan Keperawatan Dengan Masalah Keperawatan Gangguan Pertukaran Gas Dengan Intervensi Pemantauan Respirasi dan Kombinasi Suction Pada Pasien ARDS yang Terpasang Ventilator di Ruang ICU Teratai RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan. en_US
dc.title.alternative Analysis of Nursing Care for Patients with Impaired Gas Exchange Using Respiratory Monitoring and Combined Suction Interventions in Mechanically Ventilated Patients with ARDS in the Teratai ICU, Bangil Regional General Hospital, Pasuruan Regency. en_US
dc.type Other en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account