| dc.description.abstract |
Manajemen Pengelolaan Obat (MPO) merupakan upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan keperawatan dan keselamatan pasien melalui pengelolaan obat yang sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Hasil observasi di Ruang Jasil RSGM menunjukkan masih terdapat ketidaksesuaian dalam penataan obat pasien yang berpotensi menimbulkan medication error. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan Manajemen Pengelolaan Obat (MPO) sesuai SOP guna meningkatkan kepatuhan perawat. Metode yang digunakan adalah deskriptif implementatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan analisis SWOT. Implementasi dilakukan melalui diseminasi SOP, simulasi penerapan prinsip 7 benar pemberian obat, serta supervisi oleh kepala ruangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan obat telah menggunakan sistem Unit Dose Dispensing (UDD). Selain itu, hasil kuesioner menunjukkan sebagian besar responden berada pada kategori sangat baik, yaitu sebanyak 8 responden (47,1%), diikuti kategori baik sebanyak 6 responden (35,3%) dan kategori cukup sebanyak 3 responden (17,6%). Hasil analisis SWOT menempatkan implementasi MPO pada Kuadran I (strategi agresif), yang menunjukkan bahwa organisasi memiliki kekuatan dan peluang untuk mengoptimalkan pelaksanaan program. Implementasi MPO terbukti meningkatkan kepatuhan perawat terhadap SOP, sehingga mendukung pencegahan medication error, meningkatkan keselamatan pasien, serta menjaga mutu pelayanan keperawatan. |
en_US |