| dc.description.abstract |
Penggunaan aplikasi kesehatan digital dapat membantu menyediakan informasi mengenai perawatan kehamilan, perkembangan janin, kebutuhan nutrisi, jadwal pemeriksaan, serta upaya mengenali tanda bahaya kehamilan. Namun, keberhasilan pemanfaatan aplikasi tersebut sangat dipengaruhi oleh tingkat pemahaman ibu hamil dalam mengenal fungsi dan cara penggunaannya.
Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Responden berjumlah 53 ibu hamil. Pengambilan data menggunakan kuesioner yang mengukur pengetahuan ibu hamil mengenai aplikasi digital kesehatan ibu dan anak (mHealth). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis univariat. Analisis data menggunakan pemeriksaan data (editing), pemberian kode (coding), pemberian nilai (scoring), penyusunan tabel (tabulating)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai penggunaan aplikasi mHealth, yaitu sebanyak 37 responden (69,8%). Sebanyak 13 responden (24,5%) berada pada kategori pengetahuan cukup dan 3 responden (5,7%) termasuk dalam kategori kurang. Rata-rata skor pengetahuan yang diperoleh responden adalah 17,36 dari skor maksimal 20, dengan nilai median 18, skor terendah 10, skor tertinggi 20, dan standar deviasi 2,18. Tingkat pengetahuan yang lebih baik ditemukan pada responden dengan pendidikan SMA/SMK, usia 20-35 tahun, serta ibu yang telah memiliki pengalaman kehamilan sebelumnya. Informasi mengenai aplikasi mHealth paling banyak diperoleh responden dari tenaga kesehatan, yaitu sebanyak 38 orang (71,7%). Mayoritas ibu hamil telah memiliki pemahaman yang baik mengenai penggunaan Aplikasi Digital Kesehatan Ibu dan Anak (mHealth). |
en_US |