| dc.description.abstract |
Anak usia dini berada pada masa golden age yang sangat krusial bagi seluruh aspek perkembangan, termasuk perkembangan emosi. Pola asuh orang tua merupakan salah satu faktor utama yang berperan dalam membentuk kemampuan anak dalam mengenali, mengekspresikan, dan mengatur emosi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola asuh orang tua sebagai variabel independen dan perkembangan emosi anak usia dini sebagai variabel dependen di PAUD Bintang Bangsaku Desa Trawas Kecamatan Trawas Mojokerto. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden yang dipilih secara total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Parenting Style Dimension Questionnaire (PSDQ) untuk mengukur pola asuh dan perkembangan emosi anak diukur melalui lembar observasi berbasis Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) sesuai Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua menerapkan pola asuh demokratis (46,9%), diikuti otoriter (37,5%), dan permisif (15,6%). Mayoritas anak berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebesar 50%, diikuti Berkembang Sangat Baik (BSB) 28,1%, Mulai Berkembang (MB) 12,5%, dan Belum Berkembang (BB) 9,4%. Hasil uji Fisher exact menunjukkan nilai p- value= 0,000 (p<0,05) yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan emosional anak. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar edukasi progam parenting berbasis komunitas yang melibatkan tenaga kesehatan, guru PAUD, serta orang tua dalam upaya meningkatkan kualitas pengasuhan yang mendukung perkembangan emosi anak usia dini secara optimal. |
en_US |