| dc.description.abstract |
Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi penting bagi bayi, namun pada masa awal nifas sebagian ibu mengalami produksi ASI yang kurang lancar. Salah satu upaya komplementer yang dapat dilakukan untuk membantu kelancaran produksi ASI adalah pijat oksitosin.
Metode penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian sebanyak 30 ibu nifas di Puskesmas Kwanyar Kabupaten Bangkalan. Teknik menggunakan total sampling sehingga sampel 30 responden ibu nifas. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi. Analisis data melalui proses editing, coding, tabulating, entry data dan cleaning serta Paired Sample t-test.
Hasil penelitian bahwa sebelum pijat oksitosin diberikan, sebanyak 28 dari 30 (93,3%) memiliki produksi ASI kategori lancar dan 2 (6,7%) pada kategori cukup. Sesudah pemberian pijat oksitosin, 30 responden (100,0%) memiliki produksi ASI kategori lancar. Pijat oksitosin berpengaruh signifikan terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas. Rata-rata volume ASI meningkat 20,7 cc, dari 22,6 cc menjadi 43,3 cc. Hasil paired sample t-test memperoleh t hitung 25,486 dan nilai p=0,000 (<0,05), sehingga H₁ diterima. Kesimpulan bahwa pijat oksitosin sebagai terapi komplementer terbukti meningkatkan kelancaran produksi ASI pada ibu nifas di Puskesmas Kwanyar Kabupaten Bangkalan. |
en_US |