| dc.description.abstract |
Kejadian preeklampsia sumber utama morbiditas dan mortalitas di dunia dan
merupakan penyulit kehamilan, Preeklampsia memiliki dampak negatif yang besar
pada derajat kesehatan ibu dan perinatal. gejala yang timbul pada wanita hamil,
bersalin dan nifas yang terdiri dari hipertensi, edema dan proteinuria muncul pada
kehamilan 20 minggu sampai akhir minggu pertama setelah persalinan. Faktor yang
berhubungan dengan preeklamsia yaitu umur, paritas, keturunan, kehamilan kembar,
riwayat penyakit, diabetes, penyakit ginjal, Riwayat kontrasepsi hormonal, obesitas,
eckonomi rendah. menyebabkan masalah bayi yang dilahirkan seperti BBLR,
prematur, asfiksia dan infeksi sehingga AKB di dunia sebesar 35 per 1000 kelahiran
hidup. penelitian ini bertujuan mengidentifikasi komplikasi bayt baru lahir dengan
ibu preeklamsia. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan jumlah responden
102 pada bayi yang dilahirkan ibu preeklamsia. dengan fotal sampling. Analisis data
meggunakan uji deskriptif modus. Pengumpulan data menggunakan data rekam
medis dengan melihat prematur, BBLR dan asfiksia. Hasil penelittan menunjukan
bayi yang dilahirkan ibu preeklamsia sebagian besar dengan moderate preterm
dengan usia gestasi 3337
minggu artinya preeklamsia berpengaruh pada kelahiran
prematur, Berat badan lahir bayi yang dilahirkan dengan ibu preeklampsia sebagian
besar adalah berat badan lahir normal >2500 gram artinya tidak semua BBLR
dipengaruhi oleh preeklamsia tetapi juga terdapat faktor lain seperti usia ibu <20 atau
>35 tahun serta paritas ibu dan sebagian besar asfiksia ringan dengan nilai apgar
skore 46
dimenit pertama saat bayi dilahirkan artinya preeklamsia mempengaruhi
pertukaran O2 dan karbondioksida pada janin. |
en_US |