| dc.description.abstract |
Kehamilan risiko tinggi adalah kehamilan yang akan menyebabkan terjadinya bahaya dan komplikasi yang lebih besar baik pada ibu maupun pada janin dalam kandungan dan dapat menyebabkan kematian, kesakitan, kecacatan, dan ketidaknyamanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor Dominan Kejadian Kehamilan Resiko Tinggi.
Desain penelitian menggunakan desain deskriptiif yang merupakan jenis penelitian dengan menggambarkan fenomena yang terjadi dan faktor-faktor yang berhubungan. Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu hamil di Polindes Sendang Laok Bangkalan pada bulan januari – desember 2025 seluruhnya 30 orang, menggunakan non probability sampling dengan teknik total sampling dan Sampel seluruhnya 30 orang Instrumen yang digunakan adalah menggunakan buku Kohort ibu hamil, dianalisis secara deskriptif melalui distribusi frekuensi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Factor dominan kejadian resiko tinggi kehamilan di ketahui bahwa sebagian besar responden merupakan resiko tinggi kehamilan (Usia > 35 Tahun) sebanyak 15 orang (50%). Dan 9 responden terjadi RESTI karena usia > 35 tahun dan grandemultipara (30%) dan yang terjadi RESTI dengan usia < 20 tahun sebanyak 6 orang (20%).
Kesimpulan menunjukkan bahwa dari semua responden yang mengalami kehamilan resiko tinggi karena faktor usia > 35 Tahun.
Perlu melakukan pemantauan secara aktif dan berkala (jemput bola) kepada ibu hamil yang terdeteksi RESTI, serta memastikan pengisian buku Kohort/KIA dilakukan secara disiplin untuk deteksi dini komplikasi. |
en_US |