| dc.description.abstract |
Mutu pelayanan dan ketersediaan fasilitas merupakan komponen kunci yang menentukan kepuasan pasien pada pelayanan kesehatan primer. Puskesmas Siriwo berstatus Akreditasi Dasar (2023) menghadapi tantangan geografis dan sarana. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan mutu pelayanan dan fasilitas layanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Siriwo.
Penelitian kuantitatif deskriptif analitik ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada April–Juli 2026 dengan populasi pasien rawat jalan. Teknik consecutive sampling digunakan untuk memperoleh 80 responden sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data menggunakan lembar ceklist dan kuesioner berbasis SERVQUAL. Analisis data mencakup uji univariat serta bivariat menggunakan Chi-Square dan korelasi Spearman.
Hasil univariat menunjukkan mayoritas responden menilai mutu pelayanan kurang baik (51,2%), fasilitas kesehatan kurang baik (55,0%), dan merasa tidak puas (52,5%). Hasil bivariat membuktikan hubungan signifikan antara mutu pelayanan dengan kepuasan pasien (p = 0,001; r = 0,364), serta hubungan signifikan antara fasilitas kesehatan dengan kepuasan pasien (p = 0,000; r = 0,546). Mutu pelayanan dan fasilitas kesehatan juga berhubungan positif (p = 0,000; r = 0,477).
Berdasarkan teori SERQUAL lima dimensi terbukti bahwa fasilitas kesehatan memiliki hubungan paling kuat terhadap kepuasan pasien (r = 0,546). Oleh karena itu, perbaikan fasilitas fisik dan alat medis perlu diprioritaskan berdampingan dengan peningkatan mutu pelayanan demi meningkatkan kepuasan pasien serta status akreditasi puskesmas |
en_US |