| dc.description.abstract |
Osteoarthritis merupakan penyakit degeneratif sendi yang ditandai dengan nyeri, kekakuan, serta keterbatasan gerak yang dapat menyebabkan gangguan mobilitas fisik dan meningkatkan risiko jatuh pada lansia. Kondisi ini berdampak pada penurunan kemampuan dalam melakukan aktivitas sehari-hari serta kualitas hidup. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah latihan teknik jalan tandem, yaitu latihan berjalan dengan pola tumit kaki menyentuh ujung jari kaki secara bergantian untuk meningkatkan keseimbangan dan koordinasi tubuh . Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan asuhan keperawatan pada lansia dengan osteoarthritis yang mengalami gangguan mobilitas fisik melalui intervensi teknik jalan tandem untuk meningkatkan keseimbangan. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada satu responden yaitu Tn. J di UPT Pesanggrahan PMKS Mojopahit Kabupaten Mojokerto. Proses asuhan keperawatan meliputi pengkajian, penetapan diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Hasil penerapan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan keseimbangan dan mobilitas fisik pasien setelah dilakukan latihan teknik jalan tandem secara bertahap dan teratur. Pasien tampak lebih stabil saat berdiri dan berjalan serta menunjukkan peningkatan kemandirian dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Hal ini berarti bahwa teknik jalan tandem efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam meningkatkan keseimbangan dan mengatasi gangguan mobilitas fisik pada lansia dengan osteoarthritis. Disarankan agar teknik ini dapat diterapkan secara rutin sebagai bagian dari asuhan keperawatan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia. |
en_US |