| dc.description.abstract |
Preeklampsia merupakan komplikasi kehamilan yang ditandai dengan hipertensi setelah usia kehamilan 20 minggu dan menjadi salah satu penyebab utama kematian ibu. Data dari RSUD Kabupaten Sorong menunjukkan peningkatan kasus pada tahun 2025. Beberapa factor diduga berkontribusi terhadap kejadian preeklampsia diantaranya usia ibu, paritas, status kehamilan ganda, dan riwayat preeklampsia sebelumnya pada ibu bersalin tahun 2025. Metode penelitian ini analisis deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi seluruh ibu bersalin dengan komplikasi Preeklampsia tahun 2025 di RSUD Kabupaten Sorong, sampel sebanyak 93 responden menggunakan Teknik total sampling. Instrument penelitian berupa data rekam medis. Hasil menunjukkan factor resiko yang dominan dalam kejadian preeklampsia pada ibu bersalin di RSUD Kabupaten Sorong tahun 2025 yaitu factor adanya Riwayat preeklampsia sebelumnya yaitu sebanyak 66% kasus dari total ibu dengan status paritas Multipara. Kebaruan penelitian terletak pada penggunaan data local terbaru tahun 2025 sebagai gambaran epidemiologis di Papua Barat Daya. Kebaruan tersebut berimplikasi pada pentingnya deteksi dini berbasis factor resiko dalam pelayanan antenatal utun menurunkan angka morbiditas dan mortalitas ibu akibat preeklampsia. |
en_US |