DSpace Repository

ASUHAN KEPERAWATAN POLA NAFAS TIDAK EFEKTIF PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE DENGAN DEEP BREATHING RELAXATION

Show simple item record

dc.contributor.author APRILIA, SINDY
dc.contributor.author DWI, ARUM
dc.contributor.author DWI W, BINARTI
dc.date.accessioned 2022-09-21T05:47:04Z
dc.date.available 2022-09-21T05:47:04Z
dc.date.issued 2022-08-09
dc.identifier.uri https://repositori.stikes-ppni.ac.id/handle/123456789/981
dc.description.abstract Chronic kidney disease merupakan gangguan fungsi ginjal yang menahun, dimana ginjal yang seharusnya dapat mempertahankan fungsi metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit, namun tidak dapat berfungsi lagi, sehingga terjadi penumpukan sampah uremia (retensi urea dalam darah) yang dapat disebabkan karena Infeksi saluran kemih, peradangan glomerulus, diabetes melitus dan hipertensi. Salah satu manifestasi klinik yang sangat menonjol pada penderita chronic kidney disease yaitu pola nafas tidak efektif atau lebih dikenal dengan sesak nafas. Tujuan dari asuhan keperawatan ini adalah mampu mengaplikasikan asuhan keperawatan pola nafas tidak efektif pada pasien CKD di RSAL Dr. Ramelan Surabaya. Desain penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan dalam studi kasus ini adalah Ny. S. Instrumen yang digunakan adalah format pengkajian keperawatan medical bedah. Hasil pengkajian menunjukkan terjadinya peningkatan RR, nadi, tekanan darah sehigga ditetapkan diagnosa keperawatan pola nafas tidak efektif. Rencana asuhan dibuat sesuai dengan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia yang meliputi observasi, terapeutik, edukasi, dan kolaborasi. Implementasi dilakukan sesuai dengan intervensi. Hasil evaluasi pada pasien masalah teratasi pada hari ketiga karena klien sudah lebih mudah bernafas, tidak ada sianosis, tanda-tanda vital sudah dalam batas normal, diameter thoraks anteroposterior meningkat dibuktikan dengan paru yang dapat mengembang dengan sempurna, dispneu menurun yang dibuktikan dengan penurunan RR menjadi 22x/menit, tidak menggunakan otot bantu pernafasan, pernafasan cuping hidung menurun, frekuensi nafas membaik, kedalaman nafas membaik. Perawat diharapkan melakukan monitoring tindakan dan evaluasi setiap selesai melakukan tindakan, meningkatkan kualitas asuhan keperawatan pada klien CKD khususnya sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup pasien en_US
dc.publisher PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS BINA SEHAT PPNI MOJOKERTO en_US
dc.subject CKD, pola nafas tidak efektif en_US
dc.title ASUHAN KEPERAWATAN POLA NAFAS TIDAK EFEKTIF PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE DENGAN DEEP BREATHING RELAXATION en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account