DSpace Repository

HUBUNGAN REGULASI EMOSI DENGAN DERAJAT DISMENORE PADA REMAJA PUTRI KELAS VII DAN VIII DI SMP NEGERI 1 PANDAAN KABUPATEN PASURUAN

Show simple item record

dc.contributor.author Dewi, Sinta Efriana
dc.contributor.author Lestari, Indah
dc.contributor.author Saudah, Noer
dc.date.accessioned 2022-09-21T05:48:07Z
dc.date.available 2022-09-21T05:48:07Z
dc.date.issued 2022-09-18
dc.identifier.uri https://repositori.stikes-ppni.ac.id/handle/123456789/982
dc.description.abstract Dismenore merupakan gangguan menstruasi dengan keluhan sakit atau kram di daerah perut bagian bawah. Remaja wanita yang secara emosional tidak stabil, apabila tidak mendapat penjelasan yang baik tentang proses haid, maka timbul dismenore. Seseorang dapat melakukan regulasi emosi sendiri dengan baik agar mampu mengendalikan dan mengontrol pikiran serta perasaan remaja tentang pengalaman nyeri yang dirasakan pada saat menstruasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan derajat dismenore pada remaja. Dalam penelitian ini menggunakan desain analisis korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah remaja putri kelas vii dan viii di SMP Negeri 1 Pandaan sebanyak 230 remaja hingga didapatkan sampel penelitian ini adalah 157 remaja dengan menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independentnya regulasi emosi dan variabel dependentnya derajat dismenore. Instrumen yang digunakan yaitu dengan membagikan kuesioner menggunakan skala derajat dismenore dan skala regulasi emosi. Setelah terkumpul dilakukan pengolahan data dan dilanjutkan dengan uji statistic Spearman’s Rho Test. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan negative antara regulasi emosi dengan derajat dismenore pada remaja putri (nilai ρ value (0,007) < α (0, 05), dengan nilai correlation coeficient sebesar - 0,215). Peneliti menyimpulkan bahwa ada hubungan negative yang signifikan antara regulasi emosi dengan derajat dismenore. Jika semakin besar nilai regulasi emosi semakin kecil nilai derajat dismenore dan sebaliknya. Remaja yang memiliki regulasi emosi tinggi akan lebih sedikit mengalami dismenore. Diharapkan kepada remaja putri untuk selalu mengontrol emosinya saat menstruasi karena dengan melakukan regulasi emosi yang baik dapat membuat nyeri yang dirasakan saat menstruasi akan menurun. en_US
dc.publisher Perpustakaan Universitas Bina Sehat en_US
dc.subject Dismenore en_US
dc.subject Regulasi Emosi en_US
dc.subject Remaja Putri en_US
dc.title HUBUNGAN REGULASI EMOSI DENGAN DERAJAT DISMENORE PADA REMAJA PUTRI KELAS VII DAN VIII DI SMP NEGERI 1 PANDAAN KABUPATEN PASURUAN en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account