Show simple item record

dc.contributor.authorArifin, Muhammad Zainul
dc.contributor.authorHidayati, Rina Nur
dc.contributor.authorWibowo, Heri Tri
dc.date.accessioned2023-10-08T16:54:41Z
dc.date.available2023-10-08T16:54:41Z
dc.date.issued2023-08-16
dc.identifier.urihttps://repositori.stikes-ppni.ac.id/handle/123456789/2093
dc.description.abstractLansia adalah kelompok yang terdampak parah oleh stroke, terutama dalam activity daily living. Upaya untuk mengurangi ketergantungan lansia pasca stroke melibatkan peningkatan self-efficacy, yaitu keyakinan pada kemampuan diri, dalam menjalankan activity daily living. Tujuan dari penelitian ini untuk menemukan korelasi antara SelfEfficacy dengan kemandirian dalam melakukan activity daily living pada pasien yang telah menjalani perawatan Stroke di poli neurologi Rumah Sakit RA Basoeni.. Metode penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelasional digunakan, dengan populasi berupa pasien lansia pasca stroke yang berada di poli neurologi RSU RA Basoeni dan memenuhi kriteria inklusi. Sampel sebanyak 32 responden diambil melalui teknik non-probability consecutive sampling. Hasil penelitian mengungkapkan hampir setengah dari responden (46,9%) memiliki self-efficacy yang tinggi. Tingkat kemandirian dalam activity daily living bervariasi, dengan tingkat ketergantungan sedang (9,4%), ketergantungan ringan (25,0%), dan kemandirian penuh (12,5%). Analisis menggunakan uji Korelasi Spearman Rho menunjukkan pvalue sebesar 0,001, lebih rendah dari tingkat signifikansi α (0,05). Oleh karena itu, hipotesis H1 diterima, menunjukkan adanya hubungan positif antara self-efficacy dan kemandirian dalam activity daily living pada lansia pasca stroke di Poli Neurologi RSUD R. A Basoeni Kabupaten Mojokerto. Koefisien korelasi sebesar 0,769 mengindikasikan hubungan yang sangat kuat antara variabel self-efficacy dan kemandirian dalam activity daily living. Temuan ini menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam perawatan lansia pasca stroke, melibatkan tidak hanya aspek fisik tetapi juga psikologis dan emosional. Dukungan psikologis dalam program rehabilitasi menjadi penting untuk meningkatkan tingkat kemandirian pasien.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherPerpustakaan Universitas Bina Sehat PPNIen_US
dc.subjectLansiaen_US
dc.subjectStrokeen_US
dc.subjectSelf-Efficacyen_US
dc.subjectActivity Daily Livingen_US
dc.titleHUBUNGAN SELF-EFFICACY DENGAN KEMANDIRIAN LANSIA PASCA STROKE DALAM MEMENUHI ACTIFITY DAILY LIVING DI POLI NEUROLOGI RSUD RA BASOENIen_US
dc.typeThesisen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record