Show simple item record

dc.contributor.authorKurniawan, Kurniawan
dc.date.accessioned2025-03-06T07:01:36Z
dc.date.available2025-03-06T07:01:36Z
dc.date.issued2024-09-03
dc.identifier.issn2777-0559
dc.identifier.urihttps://repositori.stikes-ppni.ac.id/handle/123456789/3254
dc.description.abstractUsaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun sering menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan. Laporan keuangan memiliki peran krusial bagi keberlangsungan dan pertumbuhan usaha, tetapi banyak pelaku UMKM yang belum mampu menyusunnya sesuai standar akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan pelaku UMKM tidak mampu menyelenggarakan laporan keuangan yang sesuai dengan kaidah akuntansi, meskipun telah mendapatkan pelatihan dan pendampingan. Selain itu, penelitian ini juga menggali persepsi pelaku UMKM terhadap pelatihan dan pendampingan yang telah mereka terima, serta hambatan yang dihadapi dalam menerapkan ilmu akuntansi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pelaku UMKM, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegagalan UMKM dalam menyajikan laporan keuangan yang baik disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor, yaitu: kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam dasar-dasar akuntansi, sumber daya terbatas untuk pelatihan dan perangkat lunak akuntansi, regulasi yang kompleks dan selalu berubah, dukungan yang kurang dari konsultan dan pemerintah, serta faktor internal seperti UMKM yang lebih kecil menghadapi kesulitan yang lebih besar dalam menyusun laporan keuangan dan memprioritaskan aspek operasional daripada pelaporan keuangan. Strategi yang diusulkan untuk meningkatkan kapasitas dan dukungan bagi Usaha Mikro dan Kecil (UMKM) meliputi workshop pelatihan intensif dan terarah, penyederhanaan regulasi, fasilitasi akses ke sumber daya seperti perangkat lunak akuntansi dan materi bacaan yang relevan, penguatan dukungan dari konsultan, dan penyediaan program mentoring yang komprehensif untuk membantu UMKM dalam menyusun laporan keuangan. Dengan mengatasi faktor-faktor penyebab kegagalan ini, diharapkan pelaku UMKM dapat meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan dan menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi. Hal ini akan mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan usaha UMKM di Indonesia.en_US
dc.publisherBussman Journal: Indonesian Journal of Business and Managementen_US
dc.relation.ispartofseriesVol. 4 No. 3 September - Desember 2024;
dc.subjectUMKMen_US
dc.subjectLaporan Keuanganen_US
dc.subjectLiterasi Akuntansien_US
dc.subjectKaidah Akuntansien_US
dc.titleTANTANGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN OLEH PELAKU USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (STUDI PADA UMKM DI KOTA MOJOKERTO)en_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record