Abstract:
Perawatan gigi sejak dini sangat penting untuk menghindari proses kerusakan gigi seperti gigi berlubang, keropos, dan pembengkakan pada gusi. Kerusakan gigi dapat disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi makanan manis, menggigit benda keras, serta kurangnya kebersihan mulut.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perawatan gigi dengan kerusakan gigi pada anak prasekolah di RA Al-Huda Jambuwok Trowulan. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu dan anak di RA Al-Huda Jambuwok Trowulan sebanyak 47 responden, dengan teknik total sampling.
Variabel penelitian adalah perawatan gigi dan kerusakan gigi. Penelitian dilakukan pada tanggal 12–14 Maret 2019. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas untuk perawatan gigi, serta lembar observasi untuk kerusakan gigi. Analisis data menggunakan tabulasi silang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang melakukan perawatan gigi kurang, hampir setengahnya mengalami kerusakan gigi sebanyak 19 responden (34,0%). Hal ini menunjukkan terdapat hubungan antara perawatan gigi dengan kerusakan gigi pada anak prasekolah di RA Al-Huda Jambuwok Trowulan. Perawatan gigi merupakan tindakan penting untuk menghilangkan plak dan sisa makanan yang dapat memicu kerusakan gigi.
Kata Kunci: Perawatan Gigi, Kerusakan Gigi, Anak Usia Prasekolah