Abstract:
Continuity of Care (CoC) adalah model pelayanan kesehatan berbasis hubungan berkelanjutan antara bidan dan klien guna menjamin asuhan yang berkesinambungan. Strategi ini mengintegrasikan layanan profesional secara komprehensif, mencakup fase prakonsepsi, kehamilan tiap trimester, persalinan, hingga enam minggu masa nifas dan perawatan bayi. Implementasi asuhan meliputi satu kali pemeriksaan antenatal, empat kali kunjungan nifas, tiga kali layanan neonatus, serta konseling KB dengan dokumentasi metode SOAP. Pada studi kasus Ny. U (30 tahun, G3P2A2), pendekatan CoC dilakukan melalui pemantauan intensif sejak trimester III, pendampingan persalinan, hingga pengawasan masa nifas, kondisi bayi baru lahir, dan pemilihan metode kontrasepsi. Rangkaian asuhan ini dilaksanakan mulai 12 Desember 2025 hingga 22 Januari 2026. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa asuhan dimulai pada usia kehamilan 38 minggu, di mana Ny. U menjalani satu kali pemeriksaan kehamilan oleh peneliti dan enam kali oleh tenaga kesehatan dengan kondisi normal tanpa kesenjangan medis. Proses persalinan Ny. U diawali dengan keluhan keluar cairan jernih dan lendir darah pada pembukaan 6 cm, yang kemudian berlangsung normal hingga kala IV. Pada 16 Desember 2025 pukul 03.30 WIB, seorang bayi perempuan lahir spontan dengan berat 4000 gram dan panjang 51 cm, kemudian segera diberikan asuhan neonatus standar. Pemantauan pascapersalinan mencakup empat kali kunjungan nifas (6 jam, 4 hari, 9 hari, dan 36 hari) serta tiga kali pemeriksaan neonatus (6 jam, 4 hari, dan 9 hari), yang seluruhnya menunjukkan kondisi fisiologis tanpa komplikasi. Ibu memutuskan menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan untuk perencanaan keluarga. Secara keseluruhan, asuhan komprehensif ini telah selaras dengan teori dan standar pelayanan yang berlaku. Hasil studi ini diharapkan menjadi motivasi bagi profesi bidan untuk konsisten menjaga dan meningkatkan kompetensi profesional dalam asuhan kebidanan.