Abstract:
Pelayanan kebidanan di lapangan belum seluruhnya menerapkan pendekatan Continuity of Care (COC), padahal penting untuk mendeteksi dan mencegah komplikasi sejak masa kehamilan hingga keluarga berencana. Asuhan ini bertujuan memberikan pelayanan kebidanan komprehensif dan berkesinambungan melalui pendekatatan manajemen kebidanan dan pendokumentasian SOAP. Asuhan kebidanan dilakukan pada Ny. L usia 30 tahun G2P10001, selama ±7 minggu di RS Gatoel Kota Mojokerto, meliputi 1 kali kunjungan kehamilan,1 kali kunjungan persalinan, 4 kali kunjungan nifas, 3 kali neonatus, dan 1 kali pelayanan KB.
Hasil asuhan menunjukkan kehamilan Ny. L pada usia 38–39 minggu berlangsung fisiologis dengan kondisi ibu dan janin normal. Persalinan berlangsung spontan dari kala I–IV, dengan kala II ±50 menit dan kala III ±15 menit tanpa komplikasi. Masa nifas hingga hari ke-40 menunjukkan involusi uterus baik, penyembuhan luka optimal, tanda vital stabil, dan produksi ASI lancar. Ibu menjadi akseptor KB IUD. Asuhan neonatus usia 6 jam hingga 24 hari menunjukkan bayi cukup bulan, kondisi stabil, eliminasi baik, serta keberhasilan pemberian ASI eksklusif.
Secara keseluruhan, asuhan kebidanan berada dalam kategori fisiologis dan tidak ditemukan adanya penyulit. Diharapkan ibu melanjutkan ASI eksklusif hingga 6 bulan, melakukan imunisasi bayi lengkap, serta kontrol KB sesuai jadwal sebagai upaya berkelanjutan pelayanan COC.
Kata Kunci: hamil, bersalin, nifas, neonatus, KB