Abstract:
Perkembangan teknologi digital meningkatkan penggunaan Gadget pada anak sekolah dasar, sering melebihi batas aman sehingga berpotensi mengganggu pola tidur melalui paparan cahaya biru yang menghambat melatonin. Tujuan penelitian ini untuk melihat adanya hubungan antara durasi penggunaan gadget dengan gangguan pola tidur pada anak usia sekolah. Metode pada penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Populasi penelitian siswa kelas 5-6 di SDN Tempurejo 01 Jember dengan sampel 72 responden menggunakan total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner durasi penggunaan Gadget yang diadaptasi dari Adolescent Sendentary Questionnaire(ASAQ) dan kuesioner gangguan pola tidur diadaptasi dari SDKI. Analisis menggunakan distribusi frekuensi, tabulasi silang. Responden dengan jumlah 14 anak (19,4%) penggunaan gadget berlebih seluruhnya mengalami gangguan pola tidur sedangkan 58 anak penggunaan normal ada yang terganggu tidurnya karena faktor lain. Uji Chi-Square menunjukkan (p= 0,010) yang dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara durasi penggunaan Gadget berlebih dengan gangguan pola tidur pada anak usia sekolah dasar. Durasi penggunaan Gadget berlebih menyebabkan paparan layar bercahaya dapat mengganggu produksi melatonin sehingga menyebabkan gangguan pada pola tidur anak.