Abstract:
Asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) yaitu pemberian asuhan kebidanan secara berkelanjutan dan komprehensif yang mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus dan keluarga berencana. Ini bertujuan sebagai upaya untuk membantu memantau dan mendeteksi adanya kemungkinan timbulnya komplikasi yang menyertai ibu dan bayi dari masa kehamilan sampai keluarga berencana. Asuhan ini bertujuan untuk memastikan kesehatan ibu dan bayi melalui pemantauan dari masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus, dan KB serta deteksi dini terhadap komplikasi atau masalah. Dalam pendokumentasian asuhan Continuity of Care (COC) menggunakan SOAP yang dilakukan kepada Ny. F umur 26 tahun di Posyandu Mawar Pusdikarmed Cimahi Jawa Barat. Asuhan ini dimulai dari tanggal 6 januari sampai 10 Februari 2026 di Posyandu, Rumah sakit dan Kediaman Ny F. Frekuensi kunjungan 1 kali masa kehamilan, 1 kali masa persalinan, 4 kali masa nifas, dan 3 kali masa bayi baru lahir normal, dan 1 kali masa KB. Penulis melakukan kunjungan sebanyak 1 kali pada masa kehamilan, 1 kali pada masa persalinan, 4 kali pada masa nifas, dan 3 kali pada masa bayi baru lahir normal, dan 1 kali pada masa KB. Pada kunjungan masa kehamilan, ibu merasakan perutnya sering kenceng-kenceng dan buang air kecil Ny F hamil anak kedua dengan jarak kurang dari 2 tahun dan riwayat SC untuk persalinan aman ibu melahirkan secara sectio caesarea (SC) di Rumah Sakit Umum Kasih Bunda Cimahi pada tanggal 8 januari 2026 pukul 12.30 wib berjenis kelamin perempuan dengan berat badan bayi 3000 gram, panjang badan 50 cm. Pada kunjungan masa nifas ibu mengeluh nyeri luka bekas operasi dan kurang istirahat, telah diberikan edukasi mengenai mobilisasi dini serta pemenuhan nutrisi tinggi kalori dan protein untuk mempercepat proses pemulihan. Serta menganjurkan ibu ikut beristirahat saat bayinya tertidur. Pada kunjungan bayi baru lahir dan neonatus bayi dalam keadaan sehat, aktif menyusu, dan tidak ditemukan tanda bahaya. Pada kunjungan KB ibu memutuskan akan menggunakan alat Kontrasepsi IUD setelah mendapatkan penjelasan tentang berbagai jenis kontrasepsi. Dalam pemberian pelayanan berkelanjutan ini tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan fakta. Dengan adanya pemantauan menyeluruh ini, asuhan memberikan manfaat bagi penulis sebagai pengalaman praktik lapangan, bagi klien sebagai penerima layanan yang berkualitas, serta bagi institusi dan pihak lain sebagai dokumen ilmiah yang bermanfaat.