Abstract:
Morning meal adherence dan snacking merupakan salah satu bagian dari pola makan anak usia sekolah yang dapat mempengaruhi pemenuhan kebutuhan gizi dan kondisi status gizi anak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara morning meal adherence dan snacking dengan status gizi anak pada masa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Mi Miftahul Huda Pecalukan Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan. Desain penelitian analitik dengan pendekatan case control. Populasi seluruh siswa kelas 4,5, dan 6 di MI Miftahul Huda Pecalukan sejumlah 166 dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Proportional Stratified Random Sampling dan didapatkan sampel sebanyak 117 responden. Data diambil dengan menggunakan pengukuran IMT/U dan kuesioner. Setelah terkumpul dilakukan pengolahan data dan dilanjutkan uji statistik Regresi Logistik Ordinal dengan bantuan SPSS versi 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kebiasaan morning meal adherence dalam kategori cukup patuh (64,1%), responden memiliki kebiasaan snacking dalam kategori sedang (70,9%), dan responden memiliki status gizi kurang (55,6%). Hasil analisis uji statistik Regresi Logistik Ordinal didapatkan nilai p (0,661) > 𝛼 (0,05), sehingga H1 ditolak artinya tidak terdapat hubungan antara morning meal adherence dan snacking dengan status gizi anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi anak kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain seperti pola makan harian, aktivitas fisik, kondisi kesehatan, pola asuh orang tua, serta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak.