Abstract:
Asuhan kebidanan pelayanan Continuity of care dilakukan secara berkerlanjutan yaitu yang dimulai dari prakonsepsi, kehamilan, persalinan, nifas, pelayanan bayi baru lahir, serta pelayanan keluarga berencana sehingga dapat mendeteksi dini adanya komplikasi yang dapat terjadi dan juga dapat mencegah kemungkinan komplikasi yang akan terjadi dengan segera. Metode dalam pendampingan oleh peneliti yakni secara observasi secara berkesinambungan. Tujuan pelaksanaan asuhan yaitu memberikan asuhan kebidanan secara berkesinambungan dari hamil sampai KB pada Ny E usia 28 tahun G2P10001 dengan skore KSPR 4 yaitu asuhan kebidanan pada kehamilan 1 kali, persalinan 2 kali saat fase laten dan saat fase aktif, kemudian nifas 4 kali, neonatus 3 kali da asuhan kebidanan KB 1 kali. Hasil asuhan kebidanan kehamilan 1 dan 2 berlangsung fisiologis. Persalinan kala 1 mengalami KPD (ketuban pecah dini) dan akhirnya Kala II sampai Kala IV dilaksanakan di Rumah Sakit Kamar Medika dan persalinannya berjalan normal dengan persalinan normal tanpa penyulit. Bayi lahir berjenis kelamin Perempuan dengan berat badan 2900 gr, panjang badan 50 cm, Lingkar Kepala 33 cm. kunjungan Neonatus berjalan tanpa adanya penyulit dan pada kunjungan nifas juga tidak ada penyulit dan asi juga lancar ibu juga menyusui aktif. Pada kunjungan KB ibu memilih KB implan yang tidak mengganggu asi dan penggunaan jangka panjang. Pendampingan berkelanjutan melalui pendekatan Continuity of care yang berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan ibu dan bayi, sehingga dapat mendukung pencapaian derajat kesehatan yang terpenuhi.