Abstract:
Ulkus diabetikum merupakan luka pada jaringan kulit, baik sebagian maupun
seluruh lapisan, yang sering terjadi pada pasien diabetes melitus dan berisiko
mengalami keterlambatan penyembuhan akibat infeksi sekunder. Karya ilmiah ini
bertujuan menganalisis asuhan keperawatan melalui penggunaan modern dressing
untuk meningkatkan kualitas perawatan luka dan mempercepat penyembuhan.
Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada satu
pasien ulkus diabetikum dengan masalah gangguan integritas kulit di RSUD Bangil
Pasuruan. Intervensi dilakukan melalui perawatan luka menggunakan modern
dressing secara teratur dan terstandar. Hasil menunjukkan adanya perbaikan
signifikan, ditandai dengan luka yang lebih bersih, tidak berbau, penurunan
eksudat, perubahan warna dasar luka menjadi merah muda, serta terbentuknya
jaringan granulasi. Skor Bates-Jensen Wound Assessment Tool (BJWAT) juga
menurun dari 34 menjadi 13. Disimpulkan bahwa penggunaan modern dressing
yang tepat dan konsisten efektif memperbaiki kondisi luka ulkus diabetikum.
Pendekatan holistik yang meliputi kontrol glikemik, edukasi pasien, dan pemilihan
balutan yang sesuai diperlukan untuk mencegah kekambuhan dan komplikasi.