Abstract:
Angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) masih menjadi
permasalahan kesehatan yang memerlukan upaya berkelanjutan, termasuk melalui
peningkatan mutu pelayanan maternal dan neonatal. Salah satu pendekatan yang
direkomendasikan adalah Continuity of Care (CoC), yaitu asuhan kebidanan yang
diberikan secara berkesinambungan sejak kehamilan, persalinan, perawatan
neonatus, masa nifas, hingga keluarga berencana. Studi kasus ini bertujuan untuk
mendeskripsikan pelaksanaan asuhan kebidanan berbasis CoC pada Ny. H usia 24
tahun. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan
manajemen asuhan kebidanan, meliputi pengkajian, diagnosis, perencanaan,
pelaksanaan, dan evaluasi. Asuhan diberikan mulai dari masa kehamilan trimester
III pada tanggal 19 januari sampai 28 maret 2026, Ketika usia kehamilan 38 minggu
hingga persalinan, perawatan bayi baru lahir, masa nifas hingga pelayanan keluarga
berencana.frekuensi kunjungan meliputi 1 kali kunjungan kehamilan ,1 kali
persalinan,4 kali nifas,3 kali neonatus,dan 1 kali kunjungan KB.Pengumpulan data
dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan telaah
dokumentasi dengan pencatatan SOAP serta analisis berdasarkan standar asuhan
kebidanan. Proses kehamilam Ny. H berlangsung fisiologis selama kunjungan
kehamilan,kondisi ibu secara umum dalam keadaan baik,meskipun ada keluhan
sering kencing itu hal yang wajar. Hasil asuhan menunjukkan bahwa kehamilan,
persalinan, masa nifas, perawatan neonatus, dan pelayanan keluarga berencana
berlangsung dalam kondisi fisiologis tanpa komplikasi. Persalinan berlangsung
spontan, bayi lahir secara spontan di TPMB I’anatus sa’diyah tanggal 04-maret
2026,jam: 16.29 dengan jenis laki-laki,berat 2.900 gram,Panjang 49 cm langsung
menanggis Gerak aktif dan tidak memiliki kelainan. dengan kondisi sehat, masa
nifas berjalan normal, dan ibu memilih kontrasepsi IUD yang aman digunakan
selama menyusui. Tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan praktik dalam
pelaksanaan asuhan kebidanan. Dapat disimpulkan bahwa penerapan Continuity of
Care pada kasus ini terlaksana dengan baik dan berkontribusi dalam
mempertahankan kondisi kesehatan ibu dan bayi. Pendekatan CoC efektif dalam
meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan yang holistik, berkesinambungan, dan
berpusat pada kebutuhan ibu dan bayi.