DSpace Repository

ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN MASALAH KEPERAWATA POLA NAFAS TIDAK EFEKTIF MELALUI PENERAPAN KOMBINASI BUTEYKO BREATING DAN POSISI ORTOPNEA PADA PASIEN ASMA DI RUANG GUNUNG JATI RSI SAKINAH KABUPATEN MOJOKERTO

Show simple item record

dc.contributor.author Maulitiya, Maulitiya
dc.contributor.author Yuniarti, Enny Virda
dc.date.accessioned 2026-06-29T13:49:56Z
dc.date.available 2026-06-29T13:49:56Z
dc.date.issued 2026-06-10
dc.identifier.uri https://repositori.ubs-ppni.ac.id/xmlui/handle/123456789/4300
dc.description.abstract Asma adalah penyakit yang ditandai dengan stenosis jalan napas yang luas dan respons terhadap rangsangan yang berbeda dari trakea dan bronkus menyebabkan pola nafas tidak efekti. Tujuan penelitian ini adalah untuk melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien asma dengan masalah dengan masalah keperawatan pola nafas tidak efektif melui penerapan kombinasi buteyko breating dan posisi ortopnea. Karya ilmiah akhir ners ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Subjek studi kasus yaitu 1 responden dengan asma. Instrumen yang digunakan format pengkajian keperawatan medikal bedah. Diagnosis keperawatan yaitu Pola napas tidak efektif b/d hambatan upaya napas d/d pasien mengeluh sesak napas, terpasang oksigen nasal 3 lpm, Penggunaan otot bantu pernapasan, Fase ekspirasi memanjang, Adanya suara napas tambahan (terdapat wheezing), Spo2: 98% dengan nasal 3 lpm, RR: 25x permenit, pernafasan cuping hidung. Intervensi keperawatan menggunakan manajemen jalan nafas yang berfokus pada pemberian terapi posisi ortopnea dan pernafasan buteyko. Implementasi yang dilakukan sebanyak 2x sehari dan di ulang selama 3 hari, dengan lama pemberian 20 menit per sesi. Evaluasi didapatkan hasil masalah pola nafas tidak efektif di hari ke tiga dengan data Pasien mengatakan bahwa sudah tidak merasa sesak, GCS: 4/5/6, TD: 105/72 mmHg, N: 87x/menit, rr:21x/menit, Spo2: 100%, Dispnea sudah tidak dirasakan, Penggunaan otot bantu napas tidak ada, pemanjangan fase ekspirasi menurun. Dari data tersebut dapat disimpulkanbahwa penerapan buteyko dan posisi ortopnea dapat memperbaiki pola nafas tidak efektif pada pasien asma. Terapi buteyko dan posisi ortopnea dapat memperbaiki pola napas tidak efektif dengan meningkatkan ventilasi paru dan mengurangi sesak napas. latihan buteyko membantu mengontrol pola pernapasan, sedangkan posisi ortopnea memudahkan ekspansi paru sehingga pernapasan menjadi lebih efektif dan nyaman. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Perpustakaan Universitas Bina Sehat PPNI en_US
dc.subject Asma en_US
dc.subject Buteyko en_US
dc.subject Ortopnea en_US
dc.subject Pola nafas tidak efektif en_US
dc.title ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN MASALAH KEPERAWATA POLA NAFAS TIDAK EFEKTIF MELALUI PENERAPAN KOMBINASI BUTEYKO BREATING DAN POSISI ORTOPNEA PADA PASIEN ASMA DI RUANG GUNUNG JATI RSI SAKINAH KABUPATEN MOJOKERTO en_US
dc.type Thesis en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Advanced Search

Browse

My Account