Abstract:
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya masih tinggi di masyarakat dan sering menimbulkan keluhan nyeri kepala sebagai akibat dari peningkatan tekanan darah. Kondisi nyeri akut yang tidak ditangani secara optimal dapat menyebabkan penurunan kenyamanan, gangguan kualitas tidur, serta keterbatasan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah Slow Stroke Back Massage (SSBM). Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi tahap pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, perencanaan intervensi, implementasi, dan evaluasi. Tingkat nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS), sedangkan intervensi Slow Stroke Back Massage diberikan selama 15 menit setiap hari selama tiga hari berturut-turut pada waktu yang sama. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri setelah pemberian intervensi, ditandai dengan pasien yang tampak lebih rileks, peningkatan kualitas tidur, serta perbaikan tandatanda vital. Penurunan skala nyeri terjadi secara bertahap pada setiap hari pelaksanaan terapi, pada awal pengkajian pasien mengeluh nyeri skala 7 dengan kategori nyeri hebat, pada hari kedua mengalami penurunan skala nyeri 3 dengan nyeri sedang, dan pada hari ketiga pasien mengalami penurunan nyeri skala 1 dengan kategori nyeri ringan. Selain mengalami penurunan nyeri pasien juga mengalami penurunan tekanan darah secara bertahap, dari tekanan darah 160/90 MmHg dan hingga pada hari ketiga mengalmi penurunan tekanan darah 137/80 MmHg. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan Slow Stroke Back Massage (SSBM) efektif dalam menurunkan nyeri akut pada pasien hipertensi. Intervensi ini dapat dijadikan sebagai terapi komplementer dalam asuhan keperawatan guna meningkatkan kenyamanan pasien serta mendukung pengelolaan nyeri secara nonfarmakologis secara mandiri dan dapat menurunkan tekanandarah tinggi pada pasien hipertensi.