Abstract:
Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Kompleks bakteri penyebab TB meliputi M. tuberculosis, M. africanum, M. bovis, dan M. canetti. Penularan penyakit ini terjadi melalui droplet nuclei berukuran 1–5 µm yang dikeluarkan penderita TB dan terhirup oleh individu lain hingga mencapai alveolus paru. Salah satu masalah keperawatan yang sering ditemukan pada pasien TB paru adalah pola napas tidak efektif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis asuhan keperawatan melalui penerapan terapi pursed lips breathing pada pasien dengan masalah pola napas tidak efektif dan diagnosis medis tuberkulosis paru.. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisa asuhan keperawatan melalui terapi pursed lips breathing pada masalah pola nafas tidak efektif dengan diagnose medis Tubercolusis. Metode penelitian yang digunkan adalah metode studi kasus dengan mengkaji 1 pasien di Ruang Tulip. Hasil penelitian menunjukkan dari hasil pengkajian, pasien mengalami sesak nafas. Diagnose keperawatan yang digunakan pola nafas tidak efektif dengan intervensi yang diberikan pemberian pursed lips breathing untuk menejemn jalan nafas. Pengkajian keperawatan dilakukan Selma 3 X 24 jam . terapi pernafasan bibir mengerut merupakan salah satu intervensi yang dilakukan secara mandiri oleh perawat. Terapi pursed lips breathing dilakukan selama 10-15 menit . pada pasien kelolan bahwa m:ulai hari pertama dilakukan asuhan keperawatan didapatkan hasil dari RR: 30x/menit menjadi RR 22x/menit, dengan Spo2: 96% dengan bantuan nasal canul menjadi Spo2: 98% tanpa nasal canul