Abstract:
Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan produksi atau kerja insulin. Ketidakstabilan kadar glukosa darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan berbagai komplikasi dan menurunkan kualitas hidup pasien. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu mengendalikan kadar glukosa darah adalah senam kaki diabetik menggunakan media koran. Karya Ilmiah Akhir Ners ini bertujuan menganalisis asuhan keperawatan pada pasien Diabetes Melitus dengan masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah serta menganalisis efektivitas penerapan senam kaki diabetik menggunakan koran terhadap perubahan kadar gula darah. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi pada satu pasien Diabetes Melitus di Ruang Mawar Kuning Atas RSUD RT Notopuro Sidoarjo. Hasil pengkajian menunjukkan pasien perempuan usia 60 tahun dengan riwayat Diabetes Melitus selama ±10 tahun, tidak patuh terhadap diet dan terapi insulin, serta mengalami hiperglikemia. Diagnosis keperawatan prioritas adalah ketidakstabilan kadar glukosa darah berhubungan dengan gangguan toleransi glukosa darah. Intervensi yang diberikan berupa manajemen hiperglikemia dan senam kaki diabetik menggunakan koran selama 20–30 menit. Hasil evaluasi menunjukkan adanya rata-rata 38,33 mg/dl, penurunan keluhan lemas, serta peningkatan kemampuan pasien dalam melakukan aktivitas dan senam kaki secara mandiri. Penerapan senam kaki diabetik menggunakan koran terbukti membantu menurunkan kadar gula darah dan dapat dijadikan sebagai terapi nonfarmakologis yang efektif, aman, mudah dilakukan, serta mendukung pengelolaan Diabetes Melitus secara mandiri, mulai dari gerakan bertahap yaitu latihan pergelangan kaki, gerakan jari kaki, hingga meremas dan menyobek mengguankan jari kaki.