Abstract:
Nyeri persalinan merupakan proses fisiologis akibat kontraksi uterus dan pembukaan serviks yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan fisik maupun psikologis pada ibu bersalin. Nyeri yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan kecemasan, kelelahan, hiperventilasi, hingga partus lama. Salah satu tindakan nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi nyeri persalinan adalah endorphine massage. Penelitian ini bertujuan melaksanakan asuhan keperawatan pada ibu bersalin dengan masalah nyeri melahirkan melalui penerapan endorphine massage di ruang bersalin RSU Anwar Medika Sidoarjo. Metode yang digunakan yaitu studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Subjek penelitian adalah satu pasien ibu bersalin dengan masalah nyeri melahirkan. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengeluh nyeri perut menjalar ke punggung dengan skala nyeri 8 menggunakan Numeric Rating Scale (NRS), pasien tampak meringis, gelisah, dan mengalami peningkatan frekuensi nadi. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan yaitu nyeri melahirkan berhubungan dengan kontraksi uterus. Intervensi yang diberikan berupa teknik relaksasi napas dalam, dukungan emosional, pengaturan posisi nyaman, serta penerapan endorphine massage pada area punggung bawah dengan posisi miring selama kontraksi berlangsung. Hasil evaluasi menunjukkan pasien tampak lebih rileks, lebih tenang, meringis berkurang, dan mampu mengontrol napas saat kontraksi muncul. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan endorphine massage efektif membantu menurunkan intensitas nyeri persalinan dan meningkatkan kenyamanan ibu selama kala I persalinan.