Abstract:
Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang dapat menyebabkan gangguan sirkulasi perifer yang ditandai dengan perfusi perifer tidak efektif dan berisiko menimbulkan ulkus diabetik hingga amputasi. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk meningkatkan sirkulasi darah perifer adalah Foot SPA Diabetic. Penelitian ini bertujuan menganalisis asuhan keperawatan pada pasien diabetes melitus dengan masalah keperawatan perfusi perifer tidak efektif melalui penerapan Foot SPA Diabetic di Ruang Mawar Merah Putih RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, dan dokumentasi rekam medis. Intervensi Foot SPA Diabetic diberikan selama tiga hari berturut-turut yang meliputi perendaman kaki menggunakan air hangat suhu 37–39°C selama 10–15 menit, pembersihan kaki, pijatan ringan, latihan gerak kaki, pengeringan kaki, dan pemberian pelembap. Hasil menunjukkan adanya perbaikan perfusi perifer setelah pemberian Foot SPA Diabetic yang ditandai dengan peningkatan nilai ABI (Ankle Brachial Index) dari 0,75 pada hari pertama menjadi 0,81 pada hari kedua dan 1,01 pada hari ketiga. Selain itu, terjadi penurunan keluhan kesemutan, peningkatan suhu ekstremitas, perbaikan capillary refill time (CRT), berkurangnya edema, serta peningkatan kenyamanan saat berjalan. Kadar glukosa darah juga mengalami penurunan dari 392 mg/dL menjadi 178 mg/dL selama periode perawatan. Penerapan Foot SPA Diabetic dapat membantu meningkatkan perfusi perifer pada pasien diabetes melitus yang ditandai dengan peningkatan nilai ABI (Ankle Brachial Index), perbaikan sirkulasi perifer, dan peningkatan kenyamanan pasien.